Senin, Februari 6

Jemari Sinis

Lah..
Lagipula memang sebuah blog ini bebas nilai kan harusnya? bukan begitu?
Sedikit meluangkan waktu di sekitar sosial media besar yang isinya saling tuding. aga bosan. kadang - kadang banyak yang masuk akal, kadang - kadang bumbu nya terlalu banyak, kadang - kadang bahasanya ga jauh beda dari ahli neraka.

Hm.. hak manusia dalam memilih sebuah langkah. Sayang nya, politik jaman sekarang permainan nya ga sehalus dan selembut Bapak Pembangunan atau mungkin masyarakat sudah semakin cerdas dalam memilah mana yang real mana yang ambigu mana yang bohong.

Diri pribadi sih, punya pilihan sendiri. Kenapa?
Karena saya punya doa tersendiri untuk kota Jakarta, kota kelahiran yang dulu nya dipuja puji rakyat seIndonesia, punya keramaian yang beragam, doa yang beragam, bisnis beragam dan DOSA yang beragam. Pasti nya ga jauh beda sama cari Imam untuk sebuah kehidupan yang lebih baik.

Semua orang punya Ide, punya hati dan punya mulut.
Yang mengatur itu ya diri sendiri, masa kalian pupup tapi yang cebokin harus orang lain?
Selama organ tubuh masih lengkap secara kasat mata dan fungsi..
Tanggung saja sendiri..

Ga kuat kalo udah liat seseorang mengumpat dari negara sebrang.
Heyy!!
Sini pindah dulu ke Jakarta,
Rasakan panasnya,
Rasakan Soto Betawi nya.
Rasakan Bau nya asap kendaraan.
Rasakan lahir batin, teriakan teriakan yang saling mendukung paslon masing - masing.
Sini..

Jangan ribut disana sambil menyebarkan fitnah.
Tidak ada guna nya,
Mereka yang terpilih tidak akan mempertanggung jawabkan kalian di akhirat.

Maaf ya.
Saya muak sama bumbu bumbu yang kalian tebar di sosial media.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar