Kamis, Juli 20
i feel blessed
so this year i decide to wear hijab..
banyak yang bilang susah untuk menutup bagian kepala, karena mungkin semacam sebuah ujian untuk diri sendiri ya. tapi.. kalian ga pernah tau, sebuah alasan itu muncul bukan karena "diharuskan oleh pasangan" namun ada rasa yang dibutuhkan dari dalam diri sendiri.
sedikit banyak orang yang punya cerita kenapa mereka berhijab, salah satu nya pulang dari Umroh atau Haji, atau mungkin sudah menikah dan juga.. pengaruh lingkungan, tapi.. ini beda, karena pada dasarnya, saya sudah merasa cukup dengan apa yang diberikan oleh Allah Yang Maha Esa.
Orang Tua yang sehat, mereka sudah bisa punya rumah ditempat yang nyaman, kakak yang baik, selalu mengingatkan dunia itu bukan tujuan akhir manusia, Al-Qur'an itu pedoman yang lengkap untuk semua mahluk hidup, keluarga besar yang punya cerita unik, banyak cobaan namun selalu diberikan solusi terbaik oleh -Nya. Suami yang baik, sehat lahir batin, mertua dan ipar yang sehat dengan segala bonus nya. Rezeki yang halah, sampai kami malah khawatir apakah ini cobaan?
Ga boleh suudzon, Allah itu maha baik, maha pengasih dan penyayang, apapun yang dia berikan di dunia adalah ujian untuk manisia. Agar lebih giat beribadah, mencari rezeki halal, bersedekah, dll.
Saya pribadi kurang suka sama tatapan, karena bikin ga nyaman. Alhamdulillah sejak kecil sebuah perhatian sudah melimpah dari keluarga dan teman, dan sekarang punya suami yang menjadi imam. Lalu kenapa tidak menggunakan hijab? menutup aurat bukan berarti menutup hati dan pikiran. Karena ujian terbesar itu muncul dari diri sendiri, baik pikiran, perkataan, perbuatan..
Sesederhana itu, ga perlu seru, yang penting konsisten :)
Mencoba untuk lebih baik kan ga ada salahnya, lagipula Suami pun mendapatkan pahala <3 nbsp="" p="">3>
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar