lagi jadi isu hangat nih tentang kenaikan harga BBM, mendadak ada riot hari ini di jakarta, dari pagi sampe malem masih aja keadaan nya kurang terkendali, kenapa gw memilih istilah "kurang" ? karena mnurut pribadi aja ya.. sebenernya ada yang mengendalikan keadaan chaos ini, disisi lain ada juga yang kewalahan sama aksi para demonstran, menurut media yang mengabarkan .. *secara 2 media ini juga dikuasai oleh penguasa tertentu* kalo para demonstran ini terdiri dari mahasiswa dan masyarakat selain mahasiswa (ini bisa di imajinasi kan siapa saja yang tertarik utk turun dan berdemo dibandingkan bekerja mencari uang untuk kelangsungan hidup setelah demo).. beberapa aksi mereka dari awalnya berorasi, hingga mendobrak pagar DPR lalu ada juga info bahwa para demonstran mulai merusak fasilitas umum bahkan ada yang menjarah McD.. hellow there? bingung kah kalian? sama, saya juga.. cuma lucu nya saat mereka lapar dan menjarah, bisa bisanya milih junkfood ya, mungkin itu dia yg namanya jiwa oportunist *mungkiiin yaa* .. kemudian semakin sore menjelang malam diberitakan bahwa keadaan di daerah sekitar DPR semakin tidak terkendali karena bentrok antara demonstran dengan pihak keamanan.. kebayang kan, klo di tv itu kameramen nya kadang jago banget melihat titik kericuhan, tujuan nya? karena memang itu tugas mereka untuk membuat berita yang menarik mata penonton, klo ga begitu namanya .. tidak berjiwa media sejati :) nah .. dari sudut pandang ini, mulai kepala gw memunculkan ide dan pertanyaan .. "kenapa 2 media ini sigap sekali dalam hal riot ini? kenapa hanya mereka berdua yg memberitakan keadaan ricuh? kemana channel lain?" .. baiklah, mundur ke beberapa bulan lalu dimana 2 media tersebut hampir saja mau diberikan sanksi, berhubungan dengan minim nya etika dalam menyampaikan berita,, hehehee semoga paham apa yg coba gw sampaikan ya :)) cukup komentar gw mengenai mereka.. beralih ke Bandung dengan isu yg sama, yaitu "Demo penolakan harga BBM yg naik" , gw dapet info dan beberapa bukti foto dari salah seorang sepupu yang punya hobi fotografi, dan kebetulan .. tepat saat ada demo di daerah gedung sate, subhanallah.. jauh BERBEDA dengan keadaan demo di jakarta (sesuai yg muncul di media elektronik td ya) disana.. semua nyaman, bahkan ga ada tuh urat yg memecah suasana tenang.. semua sabar,, ini beberapa foto nya :))
bukan kah menarik? lebih santun .. contoh aja ya, dimana saat kita menyampaikan ide dalam suasana yang tenang, satu orang aja yang mbicara dgn pikiran lurus dan argument logis,pasti lebih terdengar jelas dari pada .. dengan toa dan urat di dukung oleh teriakan dan siraman batu :( coba pilih mana? ini caption yang tertulis di album foto tersebut (Oleh Ari Marifat)
"Inilah demo yang dilayani polisi dengan zikir bersama. Akhirnya massa bersalam2an dengan polisi. Lalu sambil menunggu waktu, seorang polisi memulai hiburan dadakan sulap karet. Polisi dan massa sama2 nonton dengan ceria. Bandung memang juara :)"
setuju banget.. bandung memang juara :) mungkin bandung saat ini tidak hanya terdiri dari orang sunda asli ya, tapi setidaknya.. gw yg tidak tinggal dibandung tapi masih dialiri oleh suku sunda, bangga banget sama perilaku beliau beliau tersebut, bahkan pikiran gw yg jauh banget dari hal politis.. tetap tertarik untuk membahas isu ini karena merasa masih ada harapan.. harapan bahwa, masyarakat indonesia masih bisa membahasakan ide mereka secara jelas dan santun, baik dalam intonasi maupun isi :) kalo memang bukti bukti diatas belum membuat para pembaca yakin.. silahkan dicek langsung kesana :) apakah ada kerusakan fasilitas umum setelah demo aman a la orang orang bandung yg membanggakan? hihii .. dengan senang hati jari ini mengetik sebuah berita, berita dengan isu yg panas namun dengan suasana yang sederhana namun nyaman.. mungkin masih jauh dari sempurna :) gw sendiri masih awam akan cara menulis.. semoga para pembaca tidak semakin bingung dan sesat ya. terima kasih sudah membaca :)) selamat malam ..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar