
Pada suatu hari di taman Firdaus, Siti Hawa mengeluh pada Tuhan ..
Siti Hawa: "Tuhan, aku punya masalah!"
Tuhan : "Ada masalah apa, Hawa?"
Siti Hawa: "Tuhan, aku tahu Kamu telah menciptakanku dan membuatkanku sebuah taman yang cantik dan binatang-binatang yang lucu. Semua ini indah. Tapi aku tetap tidak merasa bahagia..."
Tuhan : "Kenapa?"
Siti Hawa: "Aku kesepian..."
Tuhan : "Kesepian? Well, oke, kalau begitu akan Aku ciptakan 'pria' untuk kamu..."
Siti Hawa: "Apa itu 'pria', Tuhan?"
Tuhan : "Pria adalah makhluk seperti kamu, Hawa. Tapi, pria berbeda: pria lebih lemah dari kamu, dan sifatnya buruk. Pria suka berbohong, berkhianat, dan kasar. Hidupmu akan susah dibuatnya. Tapi badan pria lebih besar dari kamu, lebih gesit, dan dia suka berburu dan membunuh sesuatu, maka kamu bisa gunakan dia sebagai sumber penghidupanmu. Pria gampang terangsang, dan, karena kau sudah mengeluh, akan Aku buat supaya dia bisa memenuhi kebutuhan seksualmu. Pria tidak lebih pintar dari kamu, sehingga dia butuh bimbingan kamu untuk bisa berpikir lurus. Bagaimana? Kau tertarik?"
Siti Hawa: "Wah, sepertinya menyenangkan..." (tampak girang dan antusias)
Tuhan : "Tapi, ingat! Ada satu syarat..."
Siti Hawa: "Syarat apa, Tuhan?"
Tuhan : "Seperti yang sudah Aku bilang, Pria itu harga dirinya tinggi, arogan, dan narsis... Jadi, kamu harus yakinkan dia bahwa Aku menciptakannya terlebih dahulu sebelum kamu, supaya dia tidak ngambek. Ingat ya! Ini penting. Jangan kasih tahu siapa-siapa soal ini. Biar ini menjadi rahasia kita berdua saja. Ini rahasia antar perempuan. Oke?"
Nb: Selamat Hari Kartini...
-------------------------------------------------------
Notes ini gw temukan di Acc seorang teman kuliah - Bang Djo - dia bilang penulisnya anonim, tapi tetep aja menurut gw ini karya yang sangat menarik :) sesuatu yang berani untuk mengungkapkan pesan dari Perempuan. kalau diperhatikan sekilas ini hanya sebuah dialog antara Tuhan dan Siti Hawa, yang memperbincangkan sang Pria, entah itu adam atau bukan, tapi yang jelas .. tuhan menciptakan seorang Pria untuk Siti Hawa, bukankah selama ini yang kita tahu justru kebalikan nya? nah ini dia yang menarik.. sesuatu yang TERBALIK!! sebuah dialog yang layak di perbincangkan bukan? ternyata Siti Hawa yang terlebih dahulu dan bijak dalam menerima sebuah ciptaan Tuhan, apalagi di akhir perbincangan tersebut "Biar ini menjadi rahasia kita berdua saja. Ini rahasia antar perempuan. Oke?" ... hm hm hm.. ini dia yang menjadi misteri :) ternyata kedua nya perempuan .. sangat mengusik!! bayangkan bila notes ini dibahas oleh agama.. wow tentu saja akan ramai.. tentu nya dipertanyakan lagi, ini kontekstual atau tekstual?? hei hei heii .. ingat,, tertulis juga disitu " Selamat Hari Kartini" ya kan? jadi jangan anggap ini sebuah yang fenomenal tingkat tinggi hingga menyulut emosi pembaca,, karena ini adalah ekspresi seseorang yang tidak ingin disebut nama nya.. kebijakan yang anggun..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar